Kamis, 18 Desember 2008

14 Desember

14 Desember 2008
waktu telah menghitung
menunjuk angka 12
sebagai kumpulan angka
telah dikumpulkan sebagai point
dalam melangkah bersama
dalam satu jalan pernikahan

14 Desember
Tak terasa tahun demi tahun dilalui
sehingga usai sudah
12 tahun telah bersama
dalam status perkawinan
menyatukan segala macam perbedaan
antara 2 insan yang mempunyai back ground berbeda
untuk mengayuh perahu bersama
ke tengah lautan
untuk mencapai pesisir pantai harapan
mahligai rumah tangga nan bahagia

14 Desember
Betul satu tambah satu
untuk orang bahasa tak selamanya
menghasilkan angka 2
Satu tambah satu
ternyata berjumlah empat
bahkan sebentar lagi akan bertambah jumlahnya
menjadi lima
meramaikan satu atap rumah
tempat berpulangnya dan berkumpulnya
dari segala aktivitas
penghuni rumah tersebut

14 Desember
Ah...
perkawinan di penghujung tahun
seakan masih di pelupuk mata
terbayang berdua duduk di pelaminan
mendapat salam selama dari ratusan undangan
berdoa untuk kebahagiaan dan keberkahan
sang pengantin yang sedang bermimpi
memimpikan masa depan penuh impian

14 Desember
sebagai tenggal perkawinanku denganmu
suamiku...
terima kasih atas semuanya
love u so much
forever

Sabtu, 22 November 2008

Aku ingin Menikah...

Aku ingin menikah....
sebuah keinginan terlontar
dari seorang pemudakah
atau seorang wanitakah
yang pasti dengan berstatus lajang

Keinginan untuk segera menikah
adalah hal yang wajar dan semestinya
terkatakan dan terobsesikan
oleh para kawula muda
untuk menjalani sebuah prosesi pernikahan
di atas pelaminan nan suci

Aqad pun terlantunkan
meski dengan lirih namun satu yang pasti
sebuah tekad dan janji
untuk memperlakukkan dengan baik
akan sebuah diri baik lahir dan batin
telah dikrarkan
dihadapan semua insan sebagai hablum minannas
dan kan dipertanggungjawabkan dihadapanNya

Aku ingin menikah....
ya sebuah kewajaran!
tatkala ditambah dengan kata lagi
sehingga terbentuk rangkaian kata
aku ingin menikah lagi...
owalah....
apatah hendak dikatakan
itu pasti terlontar dari mulut
orang yang sedang menjalaani pernikahan
atau orang yang sudah punya pengalaman
dengan bentuk pernikahan

Aku ingin menikah lagi
sesuatu yang jarang dikatakan
dengan lantang
jujur!
mengungkap maksud hati
seorang laki-laki beristeri
kerna kebanyakan
laki-laki lebih memilih melakukannya
secara diam-diam
dan..
ketika terseret oleh waktu
yang menghendaki untuk mengakui
ya...
aku sudah menikah lagi
hingga itu bukan sebagai sebuah keinginan lagi
tapi, sebagai sesuatu yang sudah terjadi
...

Aku sudah menikah lagi
sebuah kalimat yang susah untuk dikatakan
oleh laki-laki pengkhianat
cinta suci yang sudah diobralnya
mereka memililh dan memilah
permainan kata untuk menyembunyikan perbuatannya
kebohongan terus dijalaninya
untuk menutupi kebohongan yang telah dilantunkan
sebagai lagu wajibnya
dalam hidup perselingkuhan

Mereka tersenyum dalam hati
ktika kebohongan telah berhasil menutupi
tetapi...
mereka tak ingat
di atas sana
ada sang pemilik
yang siap menguak semua tabir kebohonganNYa
dengan sangat mudah
....

Mereka tertawa gelak
berhasil mempermainkan amanat
yang pertama kali dinikahinya
tetapi...
mereka lupa dengan sebuah azab
mendzolimi makhluk tak berdosa
yang separuh nafasnya telah digadaikan
untuk bersimpuh dihadapan
yang katanya berstatus suami
...

Aku ingin menikah lagi
atau
aku sudah menikah lagi
mengapa
mesti disembunyikan
hingga harus bersilat lidah?
bukankah
sesuatu yang salah atau haram
lalu
katakanlah dengan suara lantang
apa pun konsekuensinya
sebagai pengkhinatkah
sebagai pecundangkah
atau
takut kehilangan harga diri?
takut kehilangan jabatan dan kedudukan?
atau
malu dengan keluarga dan kerabat?
khawatir dengan orang tua yang sudah uzur?

Aku sudah menikah lagi
sebagai real dari pengikut sunah sang Nabi
ataukah
sebagai bentuk nafsu liar yang takterkendali?
apa pun bentuknya
akuilah!!!!!!
bukankah predikat ksatria akan disandang
waktu tak terbuang dengan terus bermain peran
bersembunyi di bawah langit
yang suatu waktu pasti akan terbuka juga

Jangan sampai sang waktu membunuhmu dengan perlahan
kehinaankah
penyakitkah
yang akan menguliti hidupmu
sebagai pengantar prosesi kematianmu

wuih sadis amat
tapi memang begitu kejam
daur ulang proses pembersihan dosa
yang dipersembahkan untuk para pengumbar nafsu binatang
dengan bersembunyi dari bilik pernikahan
tanpa mengindahkan
tlah mendzolimi sesamanya
hingga yang terdzolimi
memanjatkan do'a
"selama menikmati hidangan kehinaan
berbalut nanah busuk di tubuh mu"

ah...
mestikah
aku ingin menikah lagi...?

Tuhan... Kapan Kebenaran kan datang?

Teringat akan sebuah catatan-Mu,
"Dan katakanalah, "Kebenaran telah datang
dan yang batil telah lenyap."
Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.

Tuhan...
Kau katakan itu
sebagai firmanMu
yang pasti akan terjadi
di muka bumi ini
...

Satu keyakinan akan hal itu
haruslah tertanam pada semua jiwa
sebagai insan yang mengaku sebagai hamba-Mu
ketika sebuah kebenaran akan datang
dengan bergantinya kebathilan

namun, kapankah itu akan datang
sebagai sebuah pembuktian
aku benar!
kamu salah!
atau justru
Akulah yang salah
kamu yang benar!

Waktu....!
ya waktu yang diperlukan untuk menjawabnya
hanya dengan kesabaran
pertolongan itu akan datang juga

Tuhan...
ktika kesabaran telah terabaikan
dengan kehadiran kejenuhan yang teramat sangat
akan semua tabir yang belum tersingkap jua
tentang sebuah kejujuran
ataukah sebuah kebohongan
yang tampak dengan jelas atau kasat mata
belum juga mendapatkan jawaban
apa yang harus diperbuat

Tuhan...
ktika sebuah do'a terlalu sering dipanjatkan
apatah Engkau bosan mendengarnya
hingga pinta itu belum juga
terkamuskan dalam penglihatan mata
meski tampak sudah semua kecurangan
namun, tersamarkan oleh sebuah tanda ucap kata
sebagai suatu pengingkaran
bahwa diri tak begitu bernoda
apalagi ternoda

Tuhan...
ktika hati sudah mulai tertoreh
hingga fikir membisikkan
"aku sudah tak tahan lagi"
apa hendak mau dilangkah?
ke mana arah yang mesti dituju?
sebagai satu konsekuensi
kalau tak jua mendapat kepastian
...

Tuhan...
Kapan kepastian itu akan tiba
sebagai bentuk sebuah kebenaran
ejawantah janjiMu
dalam FirmanMu

Ataukah akan Kau biarkan
hati dan fikir dalam kekalutan
kerna begitu banyak nista
yang berbalur dalam diri
hingga pinta dan doa
tak cukup membuatMu
untuk menggerakkan tanganMU
berkata
'Kun fa yakun"

Hanya satu pengharapan tertinggal
pertolonganMu
Ya Allah
sebagai hamba-Mu
tak putus dari harap berkahMu
dalam hidup ini
...

Kerna semua adalah titipan semata
sementara
kebahagiaan dan keberkahan
adalah karuniaMU

Tuhan
...
Tolonglah hambaMU
hingga aku tak mesti lagi bertanya
Tuhan
"kapan kebenaran kan datang?"

Minggu, 16 November 2008

Siapa yang tahu?

Siapa yang tahu?
Apa yang akan terjadi
menit ke depan
.........

Kemarin gelak tawa seakan membahana
saling celoteh
saling becanda
saling ungkap rasa
di antara kami bertiga

mulai pagi
siang
petang
sampai malam
tak ada yang berbeda

sampai pada subuh menjelang
kulihat anakku, arya,
mulai gelisah dalam tidurnya
aku pegang dahinya
memang agak hangat
kuselimuti
kudekap
suhu badannya biasa lagi
dah tenang dirasa

jam menunjukkan jam 5 pagi
Aryaku terbangun dan langsung bangun
ke kamar mandi dan shalat subuh
seperti biasa seputar indonesia menemaninya
kulihat satu perbedaan
diam dalam sikapnya
ga seperti biasanya lincah dan sedikit cerewet

ku dekati
kenapa, Dek?
langsung anakku jawab
sakit mah, kayanya,,,
badan ade panas... pusing lagi
lemes juga, Dek?
aku susul dengan bertanya seperti itu...

Ya udah cepet makan ya...
ntar biar cepet minum obat
sebentar juga sembuh
aku mulai menghiburnya
meski anakku diam saja

betul saja...
setelah minum obat, suhu badannya mulai biasa lagi
sehingga kuurungkan untuk tidak berangkat sekolah
aku pun berangkat sekolah
meski dalam hati agak sedikit berat

di sekolah pun
betul saja
perasaanku tertinggal di rumah
dan
...
kring suara nyaring HP ku terdengar
pembantuku mengabari anakku panas lagi
secepat kilat aku pu pulang setelah minta izin
untuk pulang cepat
...

kudapati anakku panasnya meninggi
ah...

Tuhan
baru kemarin kami dalam keadaan sehat
sekarang tiba-tiba anakku sakit

sembuhkan Ya Allah, de Arya
sepi rasanya kalau de Arya sakit
tak ada yang banyak cerita
dengan ceotehan lucunya

de....
cepet sembuh yaaaaaaaaa!
Amien

Sabtu, 15 November 2008

Inilah karyaku




inilah karyaku
buah cinta dari kasihku yang bertaut selama 12 tahun
puteraku dan puteriku
dua-dunya mewarnai rona pancaran hidupku
meski kadang bernuansa kesal
namun sebagai pelipur lara
sudah pasti itu

nak...
engkaulah asetku
di masa mendatang
kelak di kemudian hari

jadilah anak yang sholeh
sebagai tuntunan dalam hidup
yang semakin rentan untuk dijalani
kalau kita tak berhati-hati
dalam mengarungi luasnya lautan kehidupan

selamat berlayar Nak!
pandai-pandailah memainkan layarmu
untuk mengikuti arah angin yang benar
hingga membawamu sampai
di pantai harapan
yang diimpikan
bukan sebagai impin semata
tapi sebagai sebuah kenyataan

kebahagiaan dan keberkahan
hidup
amien
....

mmuach!!
love you so much, baby...!

Sang sekretaris

Sekretaris
....
satu posisi pekerjaan
atau satu jabatan
atau pula satu predikat
untuk seorang wanita kebanyakan
di sebuah institusi
...

Tak banyak tahu apa fungsi dan makna
seorang sekretaris di sebuah lembaga
sekadar tahu berkaitan erat
dengan keluar masuknya surat-menyurat
suatu organisasi
atau pula lazim berkenaan dengan notulen
ketika sebuah diskusi sedang berjalan
begitukah?

Ok! sangat penting keberadaan seorang sekretaris
untuk sebuah eksistensi institusi dalam struktur organisasi
peranan yang dimainkan bisa disebut urgent
dengan adanya sekertaris dibawah struktur ketua
boleh juga peranan yang diemban oleh sekertaris
bahkan sangat...sangat membantu
...

namun,
untuk sang sekretaris
yang dikhususkan untuk hanya seorang boss
di sebuah perusahaan swasta
begitu pentingkah kahadirannya?

sering mendengar celotehan miring
dengan posisi sekertaris ini
kerna apatah?

dandanannya yang selintas seperti artis
bermake up tebal
berbalut blazer seksy
berpantopel hak tinggi
nyaris identik dengan penampilan
sang sekretaris boss
ataukah kerna?

fungsi dan perannya yang ga jelas
sekadar mengatur jadwal meeting atasan
ataukah menerima atau menolak telpon untuk atasannya
atau tugas apa lagi yang melegalisasi
seorang bos harus punya seorang sekertaris?
adakah alasan yang sangat urgent?

lalu?
ada satu yang berjalan pada umumnya
mestikah sang sekertaris dari kalangan muda belia
yang menaburkan wangi parfum memesona
dengan senyuman menggodanya?
kalau memang mesti ada kehadiran seorang sekretaris
kerna kepentingan yang begitu mendalam
apatah volume keilmuan lebih dipentingkan
meski tak berparas cantik kerna usia yang dilaluinya

lantas?
atas pertimbangan apa sang sekertaris
harus hadir satu ruangan dengan seseorang
yang notabene bukan muhrimnya

akhirnya?
sang sekretaris berubah status
tak sekadar melaksanakan kewajibannya di kantor
namun, menjadi teman curhat yang mengasyikkan
sebagai pelipur lara manakala
kekalutan mendalam sedang melanda

wah... wah...
ini yang menjadi penyebab
pemikiran negatif untuk predikat seorang sekretaris
apalagi kalau sampai urusan makan siang sampai makan malam
atau sekadar mengingatkan minum obat sampai memilih obat
sudah berserah dirikan pada sang sekertaris pribadi
dan pada akhrinya memang sering terjadi
berkelanjutan pada hubungan pribadi

sang pemimpin sudah terlena
dengan segala perhatian makhluk manis
di antara jembatan rutinitasnya
lupalah sudah segala pengorbanan
seorang istri yang memberi penuh kepercayaan
dengan beralaskan berjihad mencari sumber penghidupan

sedikit kebaikan seorang sekertaris dibuat
akan menjadi sebuah kebaikan berlimpah bahkan menggunung
sehingga dianggapnya sebagai suatu yang harus terbalaskan
dengan sebuah penghargaan yang berlebih dan mesti berbalas

berbanding terbalik
sedikit saja kesalahan seorang istri
akan mengubahnya sebagai cela yang teramat besar
bahkan tak mungkin terampunkan
sehingga cibiran pun semakin sering
tersungging di mulut ketusnya

kalau ini sudah terjadi
yakinlah!!
sampai di sini lah
pucuk kegemilangan seorang pemimpin
berakhir...
kalau saja affair nya terbuka di kemudian hari

ternyata...
kehadiran wanita dapat menjadikan
seorang laki-laki menjadi terhormat
pun..
dapat menjadikan seorang laki-laki
tersungkur terjatuh
pada sebuah jurang kehinaan
...

kemudian..
masih perlukah kehadiran seorang sekretaris
kalau sudah mengubah rutinitas keseharian
antara seorang pemimpin dan seorang suami

terkecuali ada satu kisah
yang memposisikan isterinya sebagai seorang sekertaris
itu alternatif terakhir
kalau memang sangat diperlukan

akan tetapi, akan semakin parah kejadiannya
manakala sekretarisnya
ternyata adalah isterinya
yang hanya beberapa staf mengetahui status tersebut
astaghfirullah
sudah sedemikian jauhkah?
perjalanan seorang pejabat

hingga
sang penonoton akan bersabar
untuk menunggu sampai di mana
cerita akan berakhir
???

ada nga sich?

Proposal

Proposal
dibuat biasanya untuk mengajukan sesuatu
sehingga mendapatkan persetujuan dari yang berwenang
...

pun...
ktika seorang ingin menyandang gelar
seorang sarjanakah
seorang masterkah
harus melewati persyaratan
dengan pengajuan sebuah proposal

pencarian judul tlah lama terlewati
meski pada akhirnya
peran seorang dosen telah menorehkan
satu judul yang dianggap pantas untuk dipentaskan

prosesi penulisan pun dilangkahi juga
setapak demi setapak
meski dirasa berat
dengan berbagai kesibukan yang mendera
diringi nafas yang terasa sesak
walau tak perlu mencucurkan banyak peluh
cukup sementara waktu mengalunkan keluh kesah
yang berkepanjangan
sampai kapan akan terhenti
dengan semua akad perjanjian untuk bertemu
dengan sang pembimbing
sekadar untuk membubuhkan tanda tangan persetujuan

apa pun tatkala semua ditempuh
dengan kesabaran, pantang menyerah
pasti akan selesai juga
sebuah perjalanan meski berliku sekali pun
berakhir pada satu titik kulminasi
masih pada satu waktu
untuk mempertaruhkan jiwa raga
sebagai rasa tanggung jawab
atas semua yang tertulis
di atas kertas bertajukkan
proposal
....

kapankah?
entahlah belum ada sinyal berwarnakan
kuning ataukah hijau
semua kembali berserah dirikan
kepada yang mengatur kehidupan
yang begitu bijak
tak menuntut sebuah proposal
untuk dapat terlahir di muka bumi ini
menghirup dan menikmati semua KuasaNYa

ah
perjalanan tesisku
baru sampai di ujung sebuah
proposal
...